Samsung semakin mendekatkan langkahnya memasuki ranah Extended Reality (XR) via perangkat headset bertajuk Project Moohan. Samsung dilaporkan tengah membuka periode pra-registrasi untuk konsumen yang ingin menjadi yang pertama mencoba headset ini. Mengutip GSM Arena, informasi mengenai praregistrasi ini pertama kali muncul dari sumber rantai pasokan dan pengembangan industri. Project Moohan dikabarkan akan diluncurkan secara resmi pada tanggal 21 Oktober 2025.
Samsung diperkirakan akan mengumumkan perangkat yang terkadang disebut sebagai Samsung XR headset tersebut di Korea di pagi hari. Pada kesempatan tersebut, Samsung akan mengumumkan spesifikasi, harga, serta opsi pembelian.
Project Moohan dikabarkan akan menjadi headset XR pertama Samsung yang menggunakan sistem operasi Android XR, memberikan perangkat akses ke ekosistem aplikasi Android serta konten XR bawaan. Dalam bocoran sebelumnya, perangkat ini disebutkan akan didukung Qualcomm Snapdragon XR2+ Gen 2, serta berbekal RAM 16GB.
Rumor harga tersebut lebih murah dari Apple Vision Pro yang dibanderol sekitar USD 3.500 (Rp58,2 juta). Meskipun demikian, Samsung dikabarkan awalnya hanya menargetkan produksi sekitar 100.000 unit untuk gelombang peluncuran awal, mengikuti permintaan pasar dan kontrol kualitas internal.
Dari strategi yang berhembus, Samsung berpeluang akan menerapkan pendekatan peluncuran Korea terlebih dahulu, baru kemudian melakukan ekspansi global. Namun belum tersedia informasi terkait pembukaan pra-registrasi hanya di negara tertentu atau secara global.
Platform Android XR menjadi daya tarik utama bagi Moohan, karena memungkinkan kompatibilitas dengan aplikasi Android secara luas, serta potensi integrasi konten AR atau VR lintas platform. Sementara itu, salah satu tantangan terbesar bagi Samsung terkait perangkat ini adalah memastikan kualitas produksi.