Samsung Galaxy A30s pertama kali hadir sebagai salah satu smartphone kelas menengah yang menargetkan pengguna dengan kebutuhan harian namun tetap menginginkan fitur modern di masanya. Meski sudah dirilis sejak 2019, perangkat ini masih cukup sering diburu di pasar HP bekas pada 2026 karena harganya yang semakin terjangkau.
Namun pertanyaannya, apakah Samsung A30s masih layak digunakan di 2026, terutama jika dibeli dalam kondisi second?
Spesifikasi Samsung A30s
Mengacu pada data spesifikasi saat peluncurannya, Samsung Galaxy A30s dibekali chipset Exynos 7904 dengan GPU Mali-G71. Perangkat ini menjalankan Android 9.0 Pie dengan antarmuka One UI.
Dari sisi memori, A30s tersedia dalam konfigurasi RAM 4GB dengan penyimpanan internal 64GB. Untuk kebutuhan fotografi, Samsung menyematkan tiga kamera belakang yang terdiri dari:
-Kamera utama 25MP
-Kamera ultrawide 8MP
-Kamera depth 5MP
Sementara kamera depan memiliki resolusi 16MP, yang pada masanya cukup unggul di kelas menengah.
Layarnya menggunakan panel 6,4 inci HD+ (1560 x 720 piksel) dengan desain Infinity-V. Meski resolusinya tidak Full HD, layar ini masih cukup nyaman untuk penggunaan dasar seperti media sosial dan streaming ringan.
Desain dan Fitur yang Masih Relevan
Dalam ulasan yang pernah dibuat Medcom.id, Samsung A30s disebut memiliki desain yang cukup menarik dengan pola gradasi dan efek prisma di bagian belakang. Namun material plastik glossy membuatnya mudah meninggalkan jejak sidik jari.
Dari sisi fitur, salah satu nilai jual utama A30s adalah hadirnya NFC, yang pada saat rilis masih belum umum di kelas menengah. Selain itu, perangkat ini juga membawa sensor sidik jari di dalam layar serta face unlock.
Samsung juga menyertakan fitur keamanan tambahan seperti anti-malware dari McAfee serta Game Booster untuk meningkatkan performa saat bermain game.
Performa di Penggunaan Sehari-hari
Dalam pengujian pada tahun peluncurannya, Samsung Galaxy A30s masih tergolong cukup stabil untuk aktivitas harian seperti membuka aplikasi, berpindah menu, hingga penggunaan media sosial.
Untuk gaming, perangkat ini masih mampu menjalankan PUBG Mobile dengan pengaturan grafis balanced dan frame rate medium, meski detail visual tidak terlalu tajam.
Namun jika dibandingkan standar smartphone 2026, performanya sudah jelas tertinggal, terutama untuk game berat dan multitasking modern.